Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Breaking, IHSG Merosot 1% Lebih Terseret Kinerja Saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,15% ke level 6.292,28 pada perdagangan Senin (10/8/2026) setelah sebelumnya dibuka kuat di 6.383,81. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya saham konglomerat seperti BBCA, DSSA, VKTR, BREN, IMPC, dan BRPT. Nilai transaksi mencapai Rp 3,85 triliun dengan volume 9,94 miliar saham. Sebanyak 451 saham melemah, 133 saham menguat, dan 139 saham tidak bergerak.

Pelemahan IHSG juga dipengaruhi oleh sentimen global terkait ketegangan geopolitik antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump menuntut kompensasi dari Iran atas kerusakan selama 50 tahun terakhir, memicu kenaikan harga minyak sekitar 5%. Harga WTI dan Brent berturut-turut mencapai US$82,13 dan US$87,72 per barel. Ketegangan ini memperparah keraguan akan tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Secara domestik, meskipun investor asing mulai masuk dengan net inflow Rp 829,69 miliar di all market, pasar reguler masih mencatat net sell sebesar Rp 875,51 miliar. Dari 141 hari perdagangan sejak Januari, asing mencatat net sell dalam 93 hari dan net buy dalam 48 hari. Secara year-to-date, bursa saham Indonesia mengalami net foreign outflow sebesar Rp 70,46 triliun di all market dan Rp 95,37 triliun di pasar reguler.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait