IHSG Tiba-Tiba Ambruk 0,83% ke Level 6.071, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG tiba-tiba turun 0,83% atau 50,56 poin menjadi 6.071,14 pada Rabu (30/9/2026). Indeks mengalami fluktuasi dengan spread 116 poin, tertinggi 6.187 dan terendah 6.071. Volume perdagangan 30,11 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 14,01 triliun, 1,80 juta kali berpindah tangan. Penyebab utama kelemahan adalah sektor konsumen primer turun 2,34% dan teknologi turun 0,95%, sementara energi naik 0,75%. Saham paling berdampak: GOTO, TLKM, dan BBCA. Harga minyak dunia melemah (Brent US$102,59, WTI US$89,38) mengurangi tekanan pasar. Sentimen hawkish Fed dan data inflasi PCE serta pertumbuhan ekonomi AS menjadi faktor pasar. Pemerintah dan BI terus memantau rupiah, BEI aktifkan short selling sejak 15 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 11.53
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.925, Harga Minyak Tertekan Jadi Angin Segar
kumparan · 30 September 2026 pukul 07.00
IHSG Diperkirakan Merah Lagi di Rentang 5.851 sampai 6.016
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 09.23
IHSG Ambruk 1,1%, Turun ke Level 6.084
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.32
IHSG Terperosok ke 6.071 Rabu Sore, 360 Saham Merah
Berita terkait
IHSG Anjlok ke 6.241,89, Sebanyak 557 Saham Berguguran
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 16.21
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.13
Breaking! IHSG Naik 1%
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.36
Jelang Akhir Sesi II, IHSG Anjlok 1% ke Level 6.232
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.13