BRI Perkuat Prinsip Kehati-hatian dalam Penyaluran Kredit, Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329644/original/012161000_1787286723-WhatsApp_Image_2026-08-20_at_07.27.22__1_.jpeg)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjaga pertumbuhan kredit dengan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko disiplin. Bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM menilai kualitas kredit tak hanya dari besar pembiayaan, tetapi juga dari profil risiko debitur, prospek usaha, kemampuan bayar, dan kondisi sektor. Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti menyatakan, keputusan penyaluran kredit didasarkan pada underwriting yang ketat, pemantauan berkelanjutan, dan sistem early warning untuk mendeteksi risiko sejak dini. BRI tetap membuka kesempatan pertumbuhan, namun secara terukur dengan tetap mengutamakan kualitas aset.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 14.01
BRI jaga momen pertumbuhan kredit dengan kedepankan kehati-hatian
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 19.12
Pemerintah dorong alokasi kredit UMKM naik jadi Rp2.000 triliun
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 19.01
Pemkot Bandung buka akses kredit bagi UMKM melalui Bank BJB
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 22.20
BI Soroti Kredit UMKM Baru Tumbuh 1,62%, Bankir Diminta Lebih Agresif
Berita terkait
Ekspansi Sehat, Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.38
Tembus Rp11 T, BRI Optimistis Capai Kuota KUR Perumahan Rp14 T di 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.49
Kredit Tumbuh 8,6 Persen, UMKM Fondasi Utama Pertumbuhan BRI
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.03
Tumbuh Bersama UMKM dan Gerakkan Ekonomi, Kredit BRI Capai Rp1.235 T
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.53