Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Ekspansi Sehat, Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp31,2 triliun pada Triwulan II 2026, naik 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total aset BRI Group mencapai Rp2.352 triliun, tumbuh 11,7 persen YoY, sementara penyalahan kredit mencapai Rp1.646 triliun atau tumbuh 16,2 persen YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh strategi ekspansi yang sehat dan berkualitas, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.

Direktur Manajemen Risiko BRI, Ety Yuniarti, menjelaskan bahwa BRI menerapkan strategi selective growth dengan mengarahkan ekspansi kepada segmen, sektor, dan nasabah yang memiliki profil risiko terukur. Hal ini tercermin dari perbaikan rasio Non-Performing Loan (NPL) dari 3,0 persen pada Triwulan II 2025 menjadi 2,9 persen pada akhir Triwulan II 2026. Selain itu, Loan at Risk (LaR) turun dari 9,6 persen menjadi 9,1 persen, dan Cost of Credit (CoC) juga mengalami penurunan dari 3,4 persen menjadi 3,1 persen.

Strategi pengelolaan risiko dilakukan secara end-to-end, mulai dari proses akuisisi dan seleksi debitur, monitoring kualitas kredit, hingga collection dan recovery. Dengan jaringan yang tersebar luas dan basis nasabah yang terdiversifikasi, BRI berhasil membangun portofolio kredit yang terdiversifikasi secara geografis maupun sektoral. Hal ini memperkuat daya tahan perseroan dalam menghadapi dinamika perekonomian, khususnya pada segmen UMKM yang menjadi core business BRI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait