BRI jaga momen pertumbuhan kredit dengan kedepankan kehati-hatian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjaga momentum pertumbuhan kredit dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin. Direktur Manajemen Risiko BRI, Ety Yuniarti, menyatakan bahwa prinsip kehati-hatian menjadi fondasi dalam setiap keputusan penyaluran kredit guna memastikan ekspansi bisnis berjalan secara sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. BRI menerapkan proses underwriting yang ketat, pemantauan kualitas kredit secara berkala, serta sistem early warning untuk mendeteksi risiko sejak dini. Bank ini tetap memiliki appetite untuk tumbuh dan menyalurkan kredit ke sektor produktif, namun dengan pendekatan yang selektif dan terukur, sambil mempertimbangkan profil risiko debitur, prospek usaha, dan kemampuan membayar.
Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM, BRI menilai pertumbuhan kredit tidak hanya dari besarnya penyaluran, tetapi juga dari kualitas kredit yang dihasilkan. Setiap proses penyaluran kredit dilakukan dengan memperhatikan karakteristik risiko nasabah, sektor, dan industri yang dibiayai. BRI juga secara konsisten menyempurnakan kebijakan perkreditan dan mekanisme monitoring portofolio agar tetap responsif terhadap dinamika ekonomi.
Hasil penguatan manajemen risiko tercermin dari perbaikan rasio NPL dan Loan at Risk (LaR). Rasio NPL BRI turun dari 3,07% pada akhir Desember 2025 menjadi 3,01% pada Maret 2026. Sementara rasio LaR juga mengalami penurunan signifikan dari 11,13% pada Maret 2025 menjadi 9,67% pada Maret 2026, atau turun 145 basis poin. BRI juga menjaga kecukupan pencadangan dengan rasio NPL Coverage sebesar 179,45% dan rasio LaR Coverage sebesar 55,75%, yang menunjukkan kedisiplinan dalam mengelola risiko kredit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.32
BRI Perkuat Prinsip Kehati-hatian dalam Penyaluran Kredit, Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 22.20
BI Soroti Kredit UMKM Baru Tumbuh 1,62%, Bankir Diminta Lebih Agresif
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 19.05
Cuma Tumbuh 1,62 Persen, BI Ajak Perbankan dan Pemerintah Perkuat Kredit UMKM
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.50
Kredit UMKM Tumbuh Tipis, Bos BI Colek Para Bankir
Berita terkait
Ekspansi Sehat, Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.38
Kredit BBRI Ngebut Naik 16,2%, Analis Sebut Target Bisa Dikerek Naik
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.23
Tembus Rp11 T, BRI Optimistis Capai Kuota KUR Perumahan Rp14 T di 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.49
Kredit Tumbuh 8,6 Persen, UMKM Fondasi Utama Pertumbuhan BRI
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.03