BRIN Dorong Deteksi Dini Karhutla Berbasis AI, Desa Jadi Tumpuan Pencegahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mendukung pengembangan sistem deteksi dini titik panas (hotspot) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Dukungan ini diberikan kepada Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang akan dibentuk. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pendekatan pencegahan presisi berbasis desa, yang melibatkan masyarakat desa sebagai mitra utama dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk melalui penguatan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (24/9/2026), Presiden juga menekankan perlunya solusi teknologi seperti water injection, pompa di tingkat desa, dan bahan alternatif untuk pemadaman kebakaran. Selain itu, pemerintah perlu memperhatikan aspek ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hidrologi gambut, yang diperkirakan berjumlah sekitar 41 juta orang. Solusi mata pencaharian yang dibahas meliputi sagu untuk jangka panjang (delapan tahun), kopi untuk jangka menengah, dan tanaman hortikultura untuk jangka pendek.
BRIN telah bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dalam pengembangan sistem deteksi dini dan akan memperbarui teknologi tersebut dengan AI yang lebih canggih. Penguatan kelembagaan di tingkat desa diharapkan berjalan paralel dengan pembentukan kelembagaan di tingkat nasional untuk mencapai pencegahan karhutla yang lebih efektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.51
Tok! Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.04
Ahli BRIN-Nottingham University Merapat ke Istana, Bahas Karhutla
Detik.com · 24 September 2026 pukul 15.44
Pakar dan Akademisi Diundang Prabowo, Rapat Lahan Gambut
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.34
Prabowo Panggil Bagus Muljadi dan Jajaran Akademisi ke Istana
Berita terkait
BRIN: Pengelolaan Gambut Harus Seimbang antara Penanganan Karhutla dan Pemanfaatan Berkelanjutan
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.02
Langit Kalimantan Jadi Oranye Pekat di Tengah Karhutla, Apa Sebabnya?
kumparan · 22 September 2026 pukul 13.45
DPD RI - BRIN - ICMI Siap Jalin Kerja Sama Gagas RUU Artificial Intelligence
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 15.52
Peneliti BRIN Warning El Nino Terkuat dan Terlama 2026, Ini Dampaknya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.30