Langit Kalimantan Jadi Oranye Pekat di Tengah Karhutla, Apa Sebabnya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Langit di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Barat, tampak berwarna oranye pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fenomena ini terdokumentasi melalui unggahan warga serta video Kementerian Pertahanan Jepang saat armada militer mereka, JS Kunisaki dan helikopter Chinook, membantu operasi pemadaman di wilayah Mempawah dan Ketapang.
Profesor Riset BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa warna oranye tersebut disebabkan oleh fenomena Mie Scattering. Asap tebal menghalangi gelombang cahaya pendek (ungu, biru, hijau) sehingga hanya gelombang panjang seperti kuning, jingga, dan merah yang dapat menembus atmosfer. Hingga 22 September 2026, karhutla masih terjadi di Ketapang dan Kayong Utara, di mana asap tebal turut menghambat operasi water bombing karena jarak pandang yang terbatas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.57
Pakar Ungkap Fenomena Langit Kalimantan Berubah Oranye Kemerahan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.45
Prabowo Perintahkan Raja Juli Tajam ke atas, Langsung Cabut 5 Izin
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.01
Kemenhut Cabut Izin 5 Perusahaan di Kalimantan Terkait Karhutla
Detik.com · 22 September 2026 pukul 07.59
Menhut Cabut Izin 5 Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan
Berita terkait
Menhut cabut lima izin perusahaan terkait karhutla Kalimantan
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 07.14
Izin 5 Perusahaan Dicabut Terkait Karhutla, Pemerintah Tegaskan Tak Pandang Bulu
JawaPos · 21 September 2026 pukul 21.46
Langit Kalimantan Merah Menyala di Tengah Karhutla, Ini Sebabnya
Detik.com · 21 September 2026 pukul 14.50
Karhutla Sumatera-Kalimantan: 1.700 Ha Masih Terbakar, BNPB Ungkap Kendalanya
kumparan · 15 September 2026 pukul 21.25