BRIN Kembangkan Rumah Modular, Dibangun 14 Hari dan Siap Huni 30 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4093791/original/062708800_1658226426-Renovasi-BRIN-Angga-1.jpg)
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi rumah modular yang menggunakan material lokal, seperti genteng dan panel bangunan. Dengan sistem interlock, rumah dapat dibangun dalam waktu 14 hari dan siap dihuni sekitar 30 hari, lebih cepat daripada metode konstruksi konvensional. Menurut Kepala BRIN Arif Satria, inovasi ini bertujuan menciptakan sistem konstruksi yang efisien, terstandarisasi, dan dapat diproduksi oleh industri nasional, serta ramah lingkungan. Pengembangan ini tidak hanya mempercepat penyediaan hunian, tetapi juga meningkatkan penggunaan material dalam negeri dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia melalui hilirisasi hasil riset. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi BRIN untuk mendorong industri konstruksi nasional agar dapat memanfaatkan teknologi lokal yang lebih berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Ini Permintaan Khusus Pengusaha ke Menteri Perindustrian Baru Prabowo
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.05
Mendorong belanja negara menembus hulu industri
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 13.53
Sah Jadi Menperin Gantikan Agus Gumiwang, Ini Rencana Sarmuji
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.52
Sarmuji Jabat Menperin, Saleh Husin Titip 4 PR Besar di Sektor Industri
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 16.45