Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BRIN Punya Tabung Penyimpanan CNG Tekanan Rendah, Bisa Jadi Opsi Pengganti LPG

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memamerkan teknologi penyimpanan compressed natural gas (CNG) bertekanan rendah sebagai alternatif pengganti liquified petroleum gas (LPG). Tabung CNG yang dikembangkan BRIN mampu menyimpan gas alam dengan tekanan sekitar 30 bar, jauh lebih rendah dibandingkan CNG konvensional yang membutuhkan tekanan 200 hingga 250 bar. Teknologi ini menggunakan bahan Metal Organic Frameworks (MOF) yang memungkinkan penyimpanan gas pada tekanan rendah sekaligus meningkatkan volumetrik energi. Kepala Pusat Riset Teknologi Polimer BRIN, Joddy Arya Laksmono, menyampaikan bahwa tabung berbentuk persegi ini dapat digunakan lebih lama dibandingkan LPG, dengan perkiraan satu pengisian dapat bertahan hingga 10 hingga 15 hari untuk penggunaan rumah tangga. Bahan baku yang digunakan adalah gas alam atau natural gas C1 dan C2 yang tersedia melimpah di Indonesia, sehingga penggunaan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor LPG. Pengembangan MOF yang dilakukan BRIN mencapai daya serap gas mendekati 95% dan telah melalui pengujian hingga 700 kali siklus, dengan target mencapai 1000 siklus atau setara dengan pemakaian selama minimal lima tahun. Setelah mencapai target siklus tersebut, hanya material MOF yang perlu diganti, sementara tabung utamanya tetap dapat digunakan. Teknologi ini juga dilengkapi dengan studi perbandingan kinerja antara MOF, LPG, dan CNG dari segi teknis, efisiensi, dan keekonomian, dengan tujuan akhir untuk mendukung penggunaan energi gas yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi emisi karbon dibandingkan bahan bakar fosil konvensional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait