BRIN Kembangkan Teknologi ANG Pengganti LPG, RI Bisa Hemat Rp26 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) sebagai pengganti LPG. Kepala BRIN Arif Satria menyebut inovasi ini berpotensi menghemat subsidi energi hingga Rp26 triliun per tahun. Teknologi ini dipaparkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan 150 peneliti BRIN di Istana Kepresidenan, Jumat (7/8/2026).
ANG memungkinkan gas alam disimpan pada tekanan sekitar 30 bar, jauh lebih rendah dibandingkan CNG konvensional, menggunakan material Metal Organic Framework (MOF). Teknologi ini berdasarkan penemuan ilmuwan Jepang Susumu Kitagawa, peraih Nobel Kimia 2021. BRIN telah membangun sister-lab bersama Kitagawa untuk mengembangkan teknologi ini. Dengan tabung ANG, kapasitas penyimpanan meningkat: LPG 3 kg yang biasanya bertahan 10 hari bisa diperpanjang hingga 15 hari.
Teknologi ini masih dalam tahap pengujian di sektor HOREKA (Hotel, Restoran, Katering). BRIN menargetkan uji coba selesai pada 2026, sehingga bisa diperkenalkan lebih luas pada 2027. Presiden meminta percepatan implementasi karena teknologi ini menghemat devisa dan memperkuat simpanan gas nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.45
Negara Bakal Hemat Rp 26 Triliun pada Sektor Migas, Wow!
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.05
BRIN Punya Tabung Penyimpanan CNG Tekanan Rendah, Bisa Jadi Opsi Pengganti LPG
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 19.00
BRIN Klaim Teknologi Ini Bisa Hemat Subsidi LPG Rp 26 T
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.45
BRIN Kembangkan Teknologi Penyimpanan Gas, Bisa Pangkas Subsidi LPG Rp 26 Triliun
Berita terkait
Daftar Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg-12 Kg di Agen-Pengecer, 2 Oktober 2026
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 08.50
Daftar Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg dan 12 Kg di Agen-Pengecer per 1 Oktober
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.00
Danantara Minta Pertagas Perkuat Jargas Nasional, Kurangi Impor LPG
kumparan · 30 September 2026 pukul 18.30
Tekan Impor LPG, Danantara Minta Pertagas Kembangkan Jargas Nasional
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.15