Budi Daya Tebu, Ekonomi Baru Masyarakat Dompu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Budidaya tebu di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu (NTB) telah menggantikan jambu mete yang produksinya menurun akibat serangan hama. Sekitar 3.000 pekerja TMA aktif dalam musim panen dengan perputaran uang mencapai Rp 4-5 miliar per minggu. Petani membayar secara mingguan, pekerja dua kali per minggu. Total lahan tebu mencapai 262 hektare tersebar di beberapa desa. Produktivitas rata-rata 70-80 ton/hektare dengan pendapatan rumah tangguh Rp 15 juta/bulan. Tantangan: munculnya penyakit luka api dan hama penggerek batang. Pengembangan dimulai 2010 dengan dukungan investor dan pabrik gula PT SMS sejak 2016.
Bagikan
Berita terkait
Nilai Tukar Petani Tembus 131,11, Naik 1,49 Persen di September 2026
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.43
Legislator Gerindra Dorong Pemetaan Data Rendeman Tebu, Lengkap Tiap Wilayah
Detik.com · 24 September 2026 pukul 13.33
Awas Rencana Besar Bioetanol Cuma Mimpi, Sosok Ini Tunjuk Akar Masalah
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.15
Tembakau Buka Peluang Ekonomi Petani Wonogiri saat Musim Kemarau
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.03