Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Harga Kedelai, Ini yang Paling Dikhawatirkan Pengrajin Tahu dan Tempe

Harga kedelai impor di tingkat pengrajin tahu dan tempe saat ini berada di kisaran Rp 11.100 hingga Rp 11.600 per kilogram. Namun, menurut para pelaku usaha, yang paling menjadi perhatian bukanlah kenaikan harga, melainkan ketersediaan pasokan kedelai yang konsisten. Ketersediaan pasokan menjadi kunci utama agar produksi harian tahu dan tempe dapat berjalan dengan normal. Tanpa pasokan yang stabil, pengrajin kesulitan merencanakan kebutuhan bahan baku, menghitung modal, dan menentukan volume produksi harian. Perbedaan harga kedelai antarwilayah tidak selalu mencerminkan kenaikan harga secara nasional, karena faktor seperti biaya transportasi, distribusi, kondisi geografis, akses logistik, dan gangguan lokal dapat memengaruhi harga yang diterima pengrajin di tiap daerah. Oleh karena itu, penyediaan pasokan yang andal dianggap lebih penting dibanding fluktuasi harga semata. Produksi tahu dan tempe yang berlangsung setiap hari membuat kelangsungan pasokan bahan baku menjadi faktor kritis dalam menjaga stabilitas usaha mikro pengrajin.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait