Bukan Sekadar Rel, Kereta Trans-Sumatra Siapkan Simpul Terpadu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3176861/original/059460500_1594460731-080457900_1594372867-20200710-Kereta-Jarak-Jauh-1.jpg)
Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa proyek jalur kereta api Trans Sumatra Railway akan mengembangkan simpul-simpul transportasi terintegrasi di Pulau Sumatra, bukan sekadar membangun rel. Direktur Jenderal Integrasi Transportasi Multimoda Kemenhub Risal Wasal menekankan fokus utamanya adalah pusat integrasi antarmoda yang aman, nyaman, dan mudah diakses, disesuaikan dengan karakteristik tiap daerah di Sumatra. Proyek ini membentang sepanjang 1.700 km dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung dengan nilai investasi diperkirakan mencapai 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp 350 triliun. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan proyek ini tidak akan membebani APBN, dan pemerintah mencari alternatif pembiayaan kreatif di luar anggaran negara.
Proyek ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas jaringan perkeretaapian di luar Pulau Jawa, diprioritaskan untuk memangkas biaya logistik nasional dan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan. PT Kereta Api Indonesia akan mengkaji proyek ini bersama Kemenko Infrawil, Danantara, dan Kemenhub. Saat ini jaringan rel di Sumatra masih terfragmentasi, dan langkah awal yang diprioritaskan adalah pembangunan jalur lintas Banda Aceh-Besitang untuk memulai konektivitas proyek.
Bagikan
- trans sumatra railway
- kementerian perhubungan
- infrastruktur transportasi
- konektivitas sumatra
- pembiayaan apbn
Berita terkait
Menhub Ucapkan Selamat HUT Ke-71 Lalu Lintas: Korlantas Mitra Dekat Kami
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.34
Kecelakaan Marak, Kemenhub Gelontorkan Rp10,9 Triliun untuk Keselamatan Transportasi
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.54
KRL Makin Sesak, Satu Gerbong Isinya Bisa 480 Orang!
Detik.com · 23 September 2026 pukul 18.45
Anggota Komisi V DPR Dorong Kasus KM Virgo Diusut Pidana, Tak Cuma Copot Dirjen
kumparan · 22 September 2026 pukul 18.17