BUMN Tekstil Tak Kunjung Jadi, Bos Danantara: Kita Bikin Perusahaan Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah telah mengusulkan pembentukan BUMN tekstil sejak Januari 2026, namun hingga September 2026 rencana ini belum terealisasi. Dalam rapat terbatas terbaru, pemerintah membahas pengembangan industri tekstil, namun belum ada progres signifikan. CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan akan membentuk BUMN baru sebagai pemimpin industri tekstil, yang akan berperan sebagai induk mengembangkan perusahaan tekstil lainnya secara bertahan dan menjadi mitra. Rosan menjelaskan bahwa perusahaan baru ini akan dibentuk untuk mengembangkan kerja sama dengan perusahaan tekstil yang sudah ada, serta menginisiasi pembentukan satu kawasan khusus terintegrasi untuk industri tekstil di bawah industri pelat merah. Rosan juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi beberapa perusahaan tekstil yang sudah ada untuk dikembangkan, terutama dari segi teknologi dan peremajaan mesin. Namun, pihak pemerintah belum menetapkan target spesifik untuk pembentukan BUMN tekstil dalam waktu dekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 September 2026 pukul 20.06
Danantara Buka Suara soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil
kumparan · 22 September 2026 pukul 18.43
Genjot Industri Tekstil, Danantara Siapkan Tax Holiday dan Kawasan Khusus
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 16.30
Ada Isu Manajer Kopdes Auto Berstatus Pegawai BUMN, Danantara: Sebetulnya...
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.34
Danantara Siapkan BUMN Tekstil Baru, Bakal Gandeng Perusahaan Eksisting
Berita terkait
Danantara Sebut Merger PT PP & Adhi Karya Dikebut Tahun Ini
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.59
Kurangi Beban Utang Negara, Purbaya Bakal Tarik Sebagian Keuntungan Danantara
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 16.46
Bos Danantara: 652 Perusahaan BUMN Akan Hilang
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 11.40
Ditanya Nasib BUMN Tekstil, Bos Danantara Bilang Sudah Ada Kesepakatan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.35