Buntut Kasus Keracunan Massal MBG, Pengamat Bongkar Motif di Balik Permohonan Maaf Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta maaf langsung kepada korban keracunan massal program Makan Bergizi Gratus (MBG) di Karo, Sumatera Utara. Kunjungan ke RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi pada Jumat (11/9/2026) didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Gibran membawa dokter pribadinya untuk observasi kondisi siswa yang mengalami gangguan saraf, halusinasi, dan gagal ginjal, serta memfasilitasi rujukan ke Medan dan Jakarta dengan biaya penuh. Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai tindakan minta maaf Gibran merupakan strategi politik yang dipelajari dari ayahnya, Presiden Jokowi, dan tidak diikuti Prabowo. Pemerintah sedang menilai insiden ini secara menyeluruh oleh BGN untuk mencegah ulang.
Bagikan
Berita terkait
Pakar: Keracunan MBG Berulang Bisa Dikenakan Sanksi Pidana
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 17.01
Trump Ngaku Mau Lihat Penyatuan Irlandia dan Irlandia Utara
Detik.com · 13 September 2026 pukul 17.09
Misbakhun Bantah Tudingan soal Keterkaitan dengan Cukai Rokok
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 13.55
Misbakhun Bantah Tudingan soal Keterkaitannya dengan Cukai Rokok
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 13.18