Buntut Kelakar Utang Whoosh 80 Tahun 'Kita Sudah Mati', Anas Urbaningrum Sentil Menkeu Purbaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum menyentil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas pernyataan mengenai perpanjangan tenor utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) hingga 80 tahun. Anas menganggap pernyataan Purbaya yang bercanda ('kita sudah mati, santai saja') tidak pantas untuk urusan utang negara yang menjadi beban rakyat. Ia meminta disiplin dalam menyampaikan pernyataan publik. Purbaya menjelaskan restrukturisasi utang Whoosh dengan tenor 80 tahun membuat beban pembayaran sekitar Rp1 triliun per tahun. Anas menekankan pentingnya komunikasi yang serius dalam urusan keuangan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.45
Candaan Purbaya soal Cicilan Utang Whoosh 80 Tahun Kena Sentil Jimly
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.10
Purbaya: Utang Whoosh Diperpanjang 80 Tahun, Cicilan Rp1 T per Tahun
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.30
Purbaya Bakal Bayar Cicilan Utang Whoosh Rp1 Triliun Selama 80 Tahun
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 10.09
Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun, Purbaya Ungkap Cicilan Rp 1 Triliun per Tahun
Berita terkait
Tiga Fakta Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.55
Purbaya sebut cicilan utang Whoosh berkisar Rp1 triliun per tahun
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.23
Purbaya Buka-bukaan Utang Whoosh: Cicilan Rp 1 T, Tenor 80 Tahun
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.21
Catat! Pekan Depan Purbaya Bakal Umumkan Pengelola Whoosh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.25