Tiga Fakta Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan dialihkan dari BPI Danantara ke Kementerian Keuangan pada 15 September. Pemerintah akan membayar utang tersebut secara bertahap dengan cicilan sekitar Rp 1 triliun per tahun melalui hasil restrukturisasi.
Tenor pelunasan utang ini mencapai 80 tahun. Pembayaran akan dilakukan oleh Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan atau Indonesia Investment Authority (INA). Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran tersedia dan SMV memiliki kemampuan keuangan yang cukup tanpa perlu mencari investor baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 09.00
Purbaya Pastikan Punya Uang untuk Bayar Utang Whoosh
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 06.30
Top 3: Purbaya Pastikan Punya Uang Bayar Utang Whoosh
kumparan · 8 September 2026 pukul 17.56
Purbaya Sebut Utang Whoosh Tak Mengerikan, Bisa Diurus 1 Perusahaan di Kemenku
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.23
Purbaya sebut cicilan utang Whoosh berkisar Rp1 triliun per tahun
Berita terkait
4 Fakta Utang Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.55
Purbaya Buka-bukaan Utang Whoosh: Cicilan Rp 1 T, Tenor 80 Tahun
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.21
60% Saham Kereta Cepat Bakal Dipegang Kemenkeu, PT PSBI Tutup?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.31
Respons China dan Istana soal Utang Kereta Cepat Ditanggung Kemenkeu
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 05.55