Bursa Calon Gubernur BI: Internal Unggul, Eksternal Tetap Punya Peluang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) mengarah pada figur internal bank sentral. Peneliti FEB Universitas Jember, Adhitya Wardhono, menilai Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dan anggota Dewan Gubernur lainnya memiliki kapasitas melanjutkan kepemimpinan BI. Figur internal unggul karena memahami proses pengambilan keputusan, instrumen kebijakan moneter, dan kultur kelembagaan, sehingga menjaga kesinambungan kebijakan di tengah tekanan ekonomi global.
Meski demikian, peluang calon dari luar BI tetap terbuka. Kandidat eksternal harus memiliki kredibilitas kuat di bidang moneter dan pasar keuangan serta mampu menjaga independensi bank sentral. Proses seleksi harus mengutamakan rekam jejak dalam kebijakan moneter, pemahaman pasar keuangan, kemampuan mengelola krisis, dan keberanian menjaga independensi BI. Calon yang layak, baik internal maupun eksternal, harus memiliki kredibilitas yang langsung diterima pasar.
Adhitya menilai pergantian gubernur tidak perlu diikuti perombakan besar Dewan Gubernur. Perubahan drastis berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap arah kebijakan moneter. Penyesuaian cukup dilakukan jika ada jabatan kosong atau kebutuhan memperkuat kompetensi tertentu, berdasarkan kinerja, integritas, dan kebutuhan kelembagaan demi stabilitas moneter dan kepercayaan pasar.
Bagikan
Berita terkait
5 Berita Terpopuler: Muncul 6 Alasan ASN PPPK Menolak Tes Peralihan PNS, KSP Turun Tangan, Tolong Utamakan Keadilan
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 07.08
Dewi: Berikan Afirmasi Proposional dalam Pengangkatan PPPK Menjadi PNS, Utamakan Keadilan
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 10.17
BGN Bakal Seleksi Chef di Dapur MBG, Ini Kriteria Wajibnya
JawaPos · 10 September 2026 pukul 12.15
Ahli di MK: Keterwakilan Perempuan 30% Wajib dalam Komposisi Penyelenggara Pemilu
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.19