Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Butuh Rp 2 Triliun buat Garap Ladang Garam 2.000 Ha di NTT

Pemerintah mengembangkan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (KSIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, dengan total lahan 2.000 hektare. Dari lahan tersebut, 616 hektare sudah selesai digarap dan memasuki tahap produksi, sementara 751 hektare sedang dalam pembangunan tahap kedua. Proyek ini dilatarbelakangi kebutuhan meningkatkan produksi garam nasional yang saat ini rata-rata mencapai 1 juta ton per tahun. Dengan adanya KSIGN, pemerintah menargetkan produksi garam naik menjadi 2,5 juta ton pada 2026, 3,5 juta ton pada 2027, dan mencapai 5 juta ton pada 2029. Investasi yang diperlukan untuk pengembangan KSIGN seluas 2.000 hektare diperkirakan mencapai Rp 2 triliun. Selain itu, pemerintah juga membuka kesempatan bagi sektor swasta untuk mengembangkan ladang garam di lokasi yang sama dengan luas tambahan 8.000 hektare.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait