BYD Buka Peluang Lokalisasi Baterai di Indonesia untuk Dongkrak TKDN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT BYD Motor Indonesia resmi membuka fasilitas manufaktur di Subang, Jawa Barat, pada 4 September 2026. Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations, menyatakan bahwa lokalisasi produksi baterai menjadi kunci meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik. Sebagai pemain baterai terbesar di dunia, BYD berpotensi memproduksi baterai di Indonesia untuk mencapai target TKDN 60%, meskipun belum ditentukan jadwal produksi baterai lokal. Fasilitas Subang memiliki kapasitas 150.000 unit kendaraan per tahun dengan produksi bertahap. Upaya ini mendukung ekosistem komponen pendukung dan pemenuhan target TGD pemerintah.
Bagikan
Berita terkait
Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.15
BYD Bangun Ekosistem Baterai di Indonesia, Begini Nasib Baterai Mobil Lama
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 00.45
Tak Sekadar Penjualan, TKDN Bakal Jadi Dasar Insentif Mobil Listrik
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 13.01
Penjualan EV Makin Besar, Kemenperin Tak Ingin Indonesia Cuma Jadi Pasar
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 10.27