Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cadangan Devisa RI Turun Tipis Jadi US$ 145,3 Miliar

Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 sebesar US$ 145,3 miliar, turun tipis dari US$ 145,6 miliar pada akhir Juni 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan penurunan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, penerbitan global bond pemerintah, pembayaran utang luar negeri, serta kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. BI menilai cadangan devisa yang ada mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, menjaga stabilitas makroekonomi, dan menjaga stabilitas sistem keuangan. Ke depan, BI meyakini ketahanan eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai dan aliran masuk modal asing yang tetap kuat. BI juga akan terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah untuk memperkuat ketahanan eksternal guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait