Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat ke 17.897 per Dolar AS, Cadangan Devisa Jadi Penopang

Rupiah menguat ke level 17.897 per dolar AS pada penutupan Jumat (7/8/2026), naik 26 poin (0,15%) dari posisi sebelumnya 17.923. Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menguat ke 17.913 dari 17.919. Penguatan ini didorong rilis data cadangan devisa Indonesia Juli 2026 yang stabil di US$ 145,3 miliar, hanya turun US$ 0,3 miliar dari Juni. Cadangan devisa setara pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar internasional tiga bulan impor.

Selama pekan ini rupiah menguat sekitar 0,61% (week to week), didukung stabilitas cadangan devisa, meredanya tensi geopolitik Timur Tengah, serta data PDB triwulan II-2026 yang melampaui ekspektasi. Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai fundamental domestik tetap menjadi penopang utama di tengah dinamika global.

Minggu depan diperkirakan rupiah bergerak di kisaran 17.825–17.925 per dolar AS. Fokus investor akan pada data Non-Farm Payrolls dan pengangguran AS Juli 2026 serta Pidato Kenegaraan Presiden 14 Agustus 2026 yang berpotensi memberi sinyal arah kebijakan ekonomi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait