Ditopang Cadev USD145,3 Miliar, Rupiah Unjuk Gigi ke Rp17.897
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.897 per dolar AS, ditopang oleh cadangan devisa Indonesia yang tetap stabil di USD145,3 miliar pada Juli 2026, relatif sama dengan posisi Juni 2026 sebesar USD145,6 miliar. Penguatan ini didukung fundamental ekonomi domestik yang solid, termasuk penerimaan pajak, sektor jasa, dan penerbitan obligasi global pemerintah, meskipun terdampak pembayaran utang luar negeri dan langkah stabilisasi Bank Indonesia di tengah ketidakpastian pasar global.
Cadangan devisa Indonesia saat ini setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan termasuk pembayaran utang pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan. Posisi ini dinilai memadai untuk menjaga ketahanan sektor eksternal, stabilitas makroekonomi, dan sistem keuangan nasional.
Bank Indonesia meyakini ketahanan eksternal Indonesia akan tetap terjaga dengan dukungan cadangan devisa yang kuat serta berlanjutnya aliran modal asing. Optimisme ini didorong persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi nasional dan daya tarik imbal hasil investasi domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.00
Rupiah Menguat ke 17.897 per Dolar AS, Cadangan Devisa Jadi Penopang
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.04
Rupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.27
Rupiah Dibuka Melemah ke 17.935 terhadap Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 11.14
BI: Cadangan devisa akhir Juli stabil sebesar 145,3 miliar dolar AS
Berita terkait
Bambang Brodjonegoro Bilang Rupiah Bisa Kembali Menguat, Ini Wejangan untuk BI
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.20
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
BI dorong masyarakat menghormati rupiah sebagai simbol negara
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.10