Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Calon Deputi Gubernur BI Anwar Bashori: Rupiah Digital Belum Urgen

Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) M. Anwar Bashori menyatakan bahwa pembentukan rupiah digital berbasis Central Bank Digital Currency (CBDC) belum urgen diterapkan di Indonesia. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh heterogenitas penggunaan mata uang rupiah yang masih tinggi, termasuk perbedaan infrastruktur digital antar pulau dan rendahnya edukasi keuangan di sejumlah wilayah. "CBDC sepertinya untuk saat ini urgensinya belum karena heterogenitas kita yang luar biasa," katanya saat uji kelayakan di DPR pada Kamis (27/8/2026). Anwar juga menekankan bahwa BI masih menghabiskan 90% anggaran tahunannya hanya untuk mengganti uang lusuh di wilayah tertentu karena belum meratanya layanan keuangan di seluruh Indonesia. Karena itu, rupiah digital saat ini hanya masuk tahap kajian, bukan implementasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait