BI Hadapi Tantangan Baru: Bukan Cuma Inflasi, Tapi Kripto hingga CBDC
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia menghadapi tantangan baru dari perkembangan aset digital seperti kripto, CBDC, dan stablecoin. Pereka Putera Utama dalam Economic Frontline menekankan pentingnya regulasi yang menyeimbangkan inovasi finansial dengan stabilitas moneter. Ia berharap gubernur BI mendatang mengerti aset berbasis digital serta tren global seperti CBDC dan stablecoin. Selain itu, Prayoga menyatakan perubahan sistem keuangan digital harus diantisipasi agar kebijakan BI tetap efektif menjaga stabilitas tanpa menghambat inovasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.22
Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp17.694 per USD
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.43
Independensi Bank Indonesia Jadi Sorotan
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.30
BI Catat Uang Beredar RI Capai Rp10.371 Triliun, Tumbuh 8,3%
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 13.00
Bank Indonesia Menahan Bunga, tetapi Jangan Biarkan Ekonomi Tertahan
Berita terkait
Menkeu Suahasil Tegaskan Tak Akan Intervensi Suku Bunga BI
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.50
Kesiapan Rupiah memasuki era digital currency
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 12.00
BI Sebut Inflasi September 2026 Tetap Terjaga
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.17
BI: Inflasi September terjaga didukung kebijakan moneter dan sinergi
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 08.07