Calon DGS Aida Ungkap Cara BI Tangani Kekeringan Likuiditas di Himbara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon DGS Bank Indonesia Aida S. Budiman mengakui Himbara mengalami kekeringan likuiditas akibat kehabisan surat berharga yang tertumpuk di perbankan. Penyaluran kredit sempat tersendat namun kini kembali tumbuh dua digit. BI menetapkan Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) baru mulai 1 September 2026 dengan insentif pengurangan kewajiban giro sebesar 2% DPK untuk bank yang tidak melebihi batas kepemilikan SBN dan SRBI. Kebijakan ini juga menambah insentif sektor prioritas dari 5,5% menjadi 6% dan mengurangi insentif bagi bank yang hanya menguasai surat berharga. Harapan, likuiditas akan terdistribusi kembali ke Himbara dan BPD melalui redistribusi dari bank dengan kepemilikan surat berharga di atas 19%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.45
Calon Gubernur BI: Rp 450 Triliun Dana KLM Kembali ke Bank
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.12
Destry Damayanti Tak Masalah SAL Ditarik ke Himbara Sepanjang Tujuannya Jelas
Berita terkait
Permintaan Renminbi di Indonesia Capai 38,9 Miliar Dolar AS hingga Juli 2026
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Bank RI Bakal Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 Triliun per Tahun
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 20.03
Menyambut Nahkoda Baru BI
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.22
Puan Ungkap Nama Calon Kepala Bursa Mineral yang Diusulkan Prabowo
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.49