Calon Gubernur BI: Rp 450 Triliun Dana KLM Kembali ke Bank
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4465922/original/029209700_1686733530-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-2.jpg)
Calon Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengungkapkan bahwa dana Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebesar Rp 450 triliun telah kembali ke perbankan hingga Agustus 2026. Dana sebesar 6% dari Dana Pihak Ketiga (DPK) dikembalikan ke perbankan melalui skema KLM untuk mendukung pertumbuhan kredit nasional. Menurut Destry, kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi penerima insentif KLM terbesar, yang dianggap krusial karena pertumbuhan ekonomi saat ini masih sangat bergantung pada bank-bank BUMN tersebut.
BI juga berupaya mendorong bank swasta meningkatkan ekspansi kredit, terutama ke sektor UMKM. Pertumbuhan kredit UMKM saat ini berada di level 1,6%, menunjukkan perbaikan dari kondisi sebelumnya yang pernah kontraksi negatif. Untuk mendukung ini, BI memberikan insentif makroprudensial berupa pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) bagi perbankan yang menyalurkan kredit ke UMKM.
Hasilnya terlihat pada pertumbuhan kredit Juli 2026 yang melebihi 13%. Mayoritas penyerapan kredit berasal dari bank Himbara, dengan sebagian likuiditasnya bersumber dari kebijakan insentif KLM BI. BI juga membuka mekanisme penerbitan sertifikat bagi bank dengan portofolio pembiayaan inklusif besar agar bank lain dapat membeli instrumen tersebut untuk memenuhi kewajiban rasio pembiayaan inklusif makroprudensial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.56
Calon DGS Aida Ungkap Cara BI Tangani Kekeringan Likuiditas di Himbara
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 13.15
Uji Kelayakan di DPR, Calon Gubernur BI Destry Damayanti Soroti Ekonomi Indonesia yang Belum Optimal
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.44
Calon Gubernur BI Destry Soroti Undisbursed Loan Tembus Rp2.548 T
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 09.55
KKI 2026 Jadi Ruang UMKM Indonesia Tumbuh, Tangguh, dan Berdaya Saing
Berita terkait
Perkuat Daya Saing Kopi, KAPPI & BI Sepakat Kolaborasi Strategis
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.10
Video: Transaksi QRIS Hingga Rp 500 Ribu Gratis, Apa Kata Acquirer?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.50
BI Fasilitasi Business Matching UMKM Capai Rp285 Miliar hingga Juli 2026
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 13.00
Bank Indonesia Dorong UMKM Manfaatkan Limbah Jadi Peluang Ekonomi Sirkular
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 09.08