Cathay Pacific Hong Kong Serap SAF Pertamina, Kontrak 7.000 KL Dikunci 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina (Persero) menyepakati kontrak penjualan Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebesar 7.000 kiloliter kepada maskapai Cathay Pacific untuk tahun 2026. Bahan bakar penerbangan berkelanjutan ini diproduksi menggunakan bahan baku minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO) dan telah mengantongi sertifikasi ISCC CORSIA pada 2024.
Untuk mendukung produksi jangka panjang, Pertamina membangun fasilitas Biorefinery di Kilang RU IV Cilacap dengan investasi sekitar US$1,1 miliar. Proyek ini ditargetkan masuk tahap EPC pada 2027 dan mulai beroperasi September 2029 dengan kapasitas produksi 860 kiloliter per hari. Pertamina memperkirakan kebutuhan pasokan UCO mencapai 318.000 ton per tahun yang akan dikumpulkan melalui skema B2B dan B2C.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 12.24
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
JawaPos · 30 September 2026 pukul 11.30
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 09.01
Bidik Sumber Pertumbuhan Baru, Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau
Berita terkait
Siapkan Investasi US$1,1 Miliar, Pertamina Bangun Biorefinery Cilacap Khusus SAF Minyak Jelantah
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 13.30
Pertamina Patra Niaga Kembangkan SAF Berbasis Minyak Jelantah di Kilang Cilacap
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 08.28
348 Ribu Barel Sehari Minyak Jelantah Diolah Jadi Bahan Bakar Pesawat SAF di Cilacap
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 07.25
Pertamina Patra Niaga Ajak Media Melihat Langsung Pengembangan Sustainable Aviation Fuel
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 05.00