348 Ribu Barel Sehari Minyak Jelantah Diolah Jadi Bahan Bakar Pesawat SAF di Cilacap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345744/original/060474100_1789085865-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_5.54.43_AM.jpeg)
Pertamina Patra Niaga mengolah 348.000 barel minyak jelantah per hari di Kilang Cilacap menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF). Proyek ini menjadi green refinery pertama di Indonesia, memanfaatkan Used Cooking Oil (UCO) dari program Makan Bergizi Gratis, koperasi desa, hotel, restoran, dan asosiasi pengusaha limbah minyak goreng (Gapulimgi) dengan potensi pasokan 240.000-300.000 ton per tahun. Hasilnya adalah bahan bakar pesawat ramah lingkungan yang mendukung ketahanan energi nasional dan ekonomi sirkular.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 05.00
Pertamina Patra Niaga Ajak Media Melihat Langsung Pengembangan Sustainable Aviation Fuel
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 06.50
Pertamina Sulap Minyak Bekas MBG Jadi Avtur
kumparan · 11 September 2026 pukul 06.04
Pertamina Bakal Manfaatkan Minyak Jelantah dari MBG Diolah Jadi Avtur
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.03
Minyak Jelantah dari MBG Bakal 'Disulap' Jadi Avtur Ramah Lingkungan
Berita terkait
Minyak Jelantah Program MBG Disulap Jadi Bahan Bakar Pesawat
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.15
Lewat SAF, Pertamina Kenalkan Transisi Energi Kepada Anak Muda
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.38
Pertamina Bawa Inovasi Minyak Jelantah SAF di IdeaFest 2026
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.47
Pertamina Kenalkan SAF dari Minyak Jelantah ke Anak Muda di IdeaFest
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.44