Pertamina Patra Niaga Ajak Media Melihat Langsung Pengembangan Sustainable Aviation Fuel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina Patra Niaga mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebagai alternatif bahan bakar penerbangan berkelanjutan dengan memanfaatkan minyak jelantah (Used Cooking Oil). Pengembangan ini dilakukan di Kilang Cilacap, Jawa Tengah, yang memiliki kapasitas pengolahan 348 ribu barel per hari dan diproyeksikan menjadi proyek green refinery pertama di Indonesia.
Inisiatif ini bertujuan memperkuat kemandirian energi hijau nasional melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular, mengubah limbah menjadi sumber energi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan layanan energi yang relevan dengan kebutuhan industri penerbangan sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 06.04
Pertamina Bakal Manfaatkan Minyak Jelantah dari MBG Diolah Jadi Avtur
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.03
Minyak Jelantah dari MBG Bakal 'Disulap' Jadi Avtur Ramah Lingkungan
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.15
Minyak Jelantah Program MBG Disulap Jadi Bahan Bakar Pesawat
Detik.com · 10 September 2026 pukul 19.07
Kilang Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Mau Dibangun, Butuh Rp 19 Triliun
Berita terkait
Lewat SAF, Pertamina Kenalkan Transisi Energi Kepada Anak Muda
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.38
Pertamina Bawa Inovasi Minyak Jelantah SAF di IdeaFest 2026
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.47
Pertamina Kenalkan SAF dari Minyak Jelantah ke Anak Muda di IdeaFest
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.44
Pertamina Perluas Layanan Avtur Ramah Lingkungan SAF Untuk Penerbangan
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 06.29