Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah India menjual saham BUMN untuk mengatasi defisit fiskal yang semakin melebar. Sejak awal tahun, India telah melepas saham 10 perusahaan termasuk Cochin Shipyard, Indian Railways Finance Corp, NHPC, dan Coal India. Penjualan terbesar adalah 6,5% saham Life Insurance Corporation of India dengan hasil US$3,3 miliar disertai diskon 10% untuk menarik pembeli. Total penggalangan dana melalui divestasi BUMN mencapai lebih dari US$6,5 miliar (Rp116,33 triliun), menjadi nilai tertinggi dalam lebih dari 10 tahun. Pemerintah berupaya mencapai target tahunan US$8,4 miliar (Rp150,33 triliun) sambil menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah inflasi dan tekanan fiskal.
Bagikan
Berita terkait
Ekonomi RI Kalah Ngebut dari Vietnam, Tapi Destry Punya Kabar Baik
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.44
Fitch Ratings: Target Pertumbuhan Ekonomi RI 6% pada 2027 Masih Realistis
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 17.54
India Tiba-Tiba Obral Besar-besaran Saham BUMN, Darurat Keuangan?
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.40
GREAT Institute Menilai RAPBN 2027 Menunjukkan Arah Kebijakan Ekonomi, Diuji Dua Hal
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.20