India Tiba-Tiba Obral Besar-besaran Saham BUMN, Darurat Keuangan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah India secara mendadak melakukan obral besar-besaran untuk menjual saham BUMN, berhasil mendivestasikan 10 perusahaan pelat merah pada 2026. Penjualan saham LIC (6,5%) menghasilkan US$3,3 miliar (Rp58,74 triliun) dengan diskon 10% yang membuat investor membeludak hingga melebihi saham yang ditawarkan. Total penjualan saham BUMN pada 2026 mencapai Rp46,2 triliun, jauh di atas target tahunan Rp138,6 triliun. Hasil ini menjadi data tertinggi dalam lebih dari satu dekade dan mempercepat capai lebih dari 65% target divestasi tahunan. Langkah ini diambil untuk mengatasi tekanan fiskal akibat perang AS-Iran di Timur Tengah serta pemotongan tarif pajak tidak langsung.
Bagikan
Berita terkait
Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 10.15
Wamenkeu Beberkan Arah APBN 2027, Defisit Turun Jadi 2,4%
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.40
DPR Sahkan UU APBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 6 Persen, Defisit 2,4%
kumparan · 29 September 2026 pukul 11.55
Sah! Paripurna DPR Tetapkan APBN 2027 Rp 4.106 Triliun
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.01