Cegah Kekeringan & Karhutla, Langit IKN Ditebar 800 Kg Garam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama BMKG, TNI AU, BPBD, dan instansi terkait melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 21 Agustus 2026 untuk mengantisipasi dampak El Nino, musim kering, kekeringan, dan potensi kebakaran hutan di Kalimantan Timur. OMC menggunakan teknik penyemaian awan dengan 800 kg natrium klorida per sortie, dilakukan melalui lima sortie penerbangan Casa 212 dari Lanud Dhomber. Hingga 24 Agustus, hujan terpantau di wilayah Mahakam Ulu (20 mm) dan Kutai Kartanegara, serta kenaikan air sungai Sepaku di IKN 1 cm. BMKG menilai keberhasilan OMC sekitar 30% karena musim kemarau. Di Timur, sudah 273 titik kejadian kebakaran lahan dengan luas 752 hektar, tetapi upaya preventif dan edukasi masih berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.53
Strategi BMKG Atasi Kekeringan dan Kebakaran Hutan Kaltim
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 12.15
IKN Waspada Kebakaran Hutan dengan Tabur Garam di Udara, untuk Apa?
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.44
OMC Terus Dilakukan, Wilayah IKN dan Sekitarnya Mulai Diguyur Hujan
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.10
Pemprov Sumsel Menjadwalkan Operasi Modifikasi Cuaca Akhir Agustus
Berita terkait
Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kekeringan, 800 Kg Garam Disemaikan di IKN
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 22.00
Intake Air IKN Mulai Menurun, Basuki Hadimuljono Siapkan Pompa Hadapi El Nino
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 21.33
Karhutla 'Kepung' IKN, Wilayah Penyangga Dilanda Kebakaran
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.52
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, BMKG-BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.40