OMC Terus Dilakukan, Wilayah IKN dan Sekitarnya Mulai Diguyur Hujan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dilaksanakan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya di Kalimantan Timur sebagai upaya antisipasi dampak El Niño, musim kering, kekeringan, dan potensi kebakaran hutan dan lahan. OMC digerakkan oleh Otorita IKN bersama BMKG dan TNI Angkatan Udara, dengan menggunakan teknologi penyemaian awan atau cloud seeding menggunakan pesawat Casa 212 A-2105 yang membawa sekitar 800 kilogram natrium klorida (NaCl) per sortie. Operasi ini berlangsung sejak Jumat hingga Senin, dengan total lima sortie penerbangan dilakukan hingga pukul 10.00 WITA. Hujan mulai terpantau di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Mahakam Ulu dengan curah hujan sekitar 20 milimeter, dan elevasi air di Sungai Sepaku naik sekitar 1 sentimeter. Staf Khusus Kepala Otorita IKN menyatakan bahwa OMC dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer agar bahan semai dapat diarahkan pada awan yang berpotensi menghasilkan hujan. Kepala BMKG menambahkan bahwa tingkat keberhasilan OMC secara historis berada di angka 30 persen karena musim kemarau yang cenderung sedikit awannya. Otorita IKN dan instansi terkait akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi hidrologis di wilayah IKN dan sekitarnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.23
Prabowo Cek Kebakaran Hutan Tanpa Menhut dan Menteri LH, Ini Alasannya
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.02
Prabowo Bandingkan Kebakaran Hutan 2026 dengan Tahun-Tahun Sebelumnya
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.25
Tiba di Riau, Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Kebakaran Hutan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 08.00
176 Kali Water Bombing, Api Reda tapi Ancaman Gambut Masih Mengintai
Berita terkait
Otorita IKN Waspadai Karhutla, Minta Warga Lapor Jika Lihat Titik Api
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 15.30
Intake Air IKN Mulai Menurun, Basuki Hadimuljono Siapkan Pompa Hadapi El Nino
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 21.33
Dari 157 Turun ke 11, Kini 44 Hotspot Karhutla Kalsel Muncul Lagi!
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.20
Kendalikan Karhutla Kalimantan, BNPB Perkuat Modifikasi Cuaca dan Tambah Armada Pemadaman
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 21.00