Cerita Zulhas di Balik Pergantian Kepala BGN dari Nanik ke Sudaryono
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan alasan di balik pergantian kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dari Nanik S Deyang kepada Sudaryono. Zulhas menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi kesehatan Nanik yang menurun, sekaligus banyaknya persoalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), membuat penyelesaian masalah tidak optimal. Ia menyarankan agar BGN diketuai oleh seseorang yang lebih muda dan terlibat langsung dalam pelaksanaan program tersebut.
Zulhas menjelaskan bahwa Nanik sempat tertekan secara emosional dan fisik akibat beban kerja, sehingga dua bulan pelaksanaan MBG tidak akan berjalan dengan baik. Menurutnya, pergantian ini membantu percepatan penanganan berbagai kendala program MBG. Setelah pengunduran diri Nanik pada 22 Juli 2026, Prabowo menunjuk Sudaryono—yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian—sebagai kepala BGN baru melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P 2026.
Nanik S Deyang mengundurkan diri setelah hampir dua bulan memimpin BGN sejak 8 Juni 2026. Ia menyatakan alasan pengunduran diri terkait kondisi kesehatannya yang menurun akibat stres dan masalah jantung. Meski tidak lagi menjabat, Nanik masih diminta untuk membantu pengawasan BGN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.51
Zulhas Ungkap Cerita di Balik Pergantian Kepala BGN Nanik S Deyang
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 13.32
Komeng soal MBG: Semua Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja pada Nggak Bener
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.06
Ada Dugaan Kasus Keracunan MBG Lagi, Ini Pernyataan Tegas Sudaryono
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.32
Gebrakan Sudaryono Benahi BGN Dinilai Progresif, Tata Kelola MBG Harus Makin Transparan
Berita terkait
Zulhas Sudah Ketok Palu dan Jamin Tak Ada Lagi Skandal MBG, Mulai Kapan?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.30
Sudaryono Akui Pembenahan Tata Kelola MBG Pekerjaan yang Merepotkan
JawaPos · 25 September 2026 pukul 17.15
Purbaya Pergi, Target MBG di Bawah Rp200 T Bagaimana?
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.29
Tak Semua Dapur MBG Dapat Insentif Rp 6 Juta/Hari, Aturan Segera Terbit
Detik.com · 17 September 2026 pukul 19.45