Sudaryono Akui Pembenahan Tata Kelola MBG Pekerjaan yang Merepotkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BGN Sudaryono mengakui pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan pekerjaan mudah. Ia menggunakan istilah "mendokusai" untuk menggambarkan proses yang merepotkan namun perlu dilakukan. Tujuannya agar kinerja pelaksanaan MBG meningkat dalam waktu tidak lama. Masih ada banyak persoalan yang harus dibenahi, mulai dari kualitas pekerja dapur hingga sistem pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebagian pekerja di dapur MBG belum profesional, namun dapat diperbaiki melalui pelatihan dan penguatan kepemimpinan. Kualitas pengelolaan dapur sangat bergantung pada kepedulian pemilik dapur, ahli gizi, akuntan, kepala SPPG, dan chef.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.48
Guru Protes Disuruh Cium Makanan MBG Seperti Anjing Pelacak, BGN Akhirnya Buka Suara
kumparan · 23 September 2026 pukul 23.26
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG Indisipliner, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 19.56
Pemkab Bantul Bakal Gelar Survei Kepuasan MBG
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.46
BNPP Bahas Strategi Percepatan Implementasi Program MBG di Wilayah 3T
Berita terkait
Pembenahan BGN Perkuat Tata Kelola MBG, Sekolah Jadi Simpul Pengawasan
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 01.01
Guru Besar UMJ Soroti Tantangan Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 07.23
Zulhas Sudah Ketok Palu dan Jamin Tak Ada Lagi Skandal MBG, Mulai Kapan?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.30
3 Pekan Jadi Bos BGN, Sudaryono Tutup 1.300 Dapur MBG
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.46