Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Dampak Kenaikan Bunga The Fed Terbatas, IHSG Masih Menguat di Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,42% ke level 6.463,61 setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps. Meski sempat tergelincir ke level terendah 6.418,12 secara intraday, penguatan IHSG menunjukkan pasar telah mengantisipasi kenaikan tersebut sebelumnya sehingga dampaknya relatif terbatas. Para pengamat menilai keputusan The Fed sudah priced in dan tidak memicu tekanan besar terhadap pasar saham Indonesia.

Pengamat pasar modal Elandry Pratama menjelaskan bahwa keputusan kenaikan bunga The Fed sesuai dengan ekspektasi pasar sehingga tidak menyebabkan negative surprise. Ia menambahkan, perhatian pasar kini bergeser pada arah kebijakan The Fed dan kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan. Beberapa faktor seperti US Treasury yield, dolar AS, dan foreign flow ke emerging market menjadi fokus investor untuk memantau volatilitas pasar.

Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas menyatakan bahwa kenaikan suku bunga The Fed dipengaruhi oleh kenaikan harga energi yang membuat inflasi belum turun di bawah target 2%. Ia memperkirakan dampaknya tidak signifikan karena sudah diperhitungkan pasar. Namun, rupiah masih cenderung melemah beberapa hari terakhir. Penguatan IHSG juga didukung sektor energi seiring kenaikan harga minyak dan batu bara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait