IHSG Diproyeksi Uji 6.350-6.400 Jelang Keputusan The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar saham global tengah menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve yang diumumkan pada 16 September 2026, dengan perkiraan kenaikan 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4%. Sentimen ketidakpastian ini menekan pergerakan Wall Street, yang ditutup melemah bersama kenaikan harga minyak dan imbal hasil US Treasury. Harga minyak WTI naik 4,4% ke US$105 per barel, sementara yield obligasi 10 tahun AS mencapai 5%, menekan harga emas spot turun 0,3% ke US$4.285 per ounce.
Di tengah tekanan eksternal, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguji zona 6.350-6.400. Data ekonomi China juga menjadi sorotan, dengan industrial production tumbuh 5,2% YoY pada Agustus 2026, namun penjualan ritel hanya naik 0,4% YoY. S&P Global Ratings juga memperingatkan risiko meningkat pada bank BUMN Indonesia.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco menyoroti lima saham: MAPI, AUTO, PWON, ULTJ, dan ANTM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 09.31
IHSG menguat di tengah kuatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.02
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 10.43
Rupiah melemah dipengaruhi potensi kuat kenaikan suku bunga Fed
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.59
IHSG Hari Ini Menguat ke 6.496 di Tengah Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Berita terkait
IHSG Tertekan 0,36% ke Level 6.484,36, Didorong 204 Saham yang Melemah
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 09.27
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.534,69, Sempat Menguat Usai Reshuffle Menkeu
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 16.19
Kenaikan Suku Bunga 2 Bank Sentral Bisa Menekan Aset Berisiko, Berikut Ramalan IHSG Pekan Ini
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 08.23
IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 6.600-6.700
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 08.53