IHSG menguat di tengah kuatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi bergerak menguat 35,64 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.496,79, didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga acuan The Fed. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyatakan bahwa berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 6.440-6.600. Pelaku pasar juga menantang kombinasi ketidakpastian perang AS dengan Iran, harga minyak melewati 100 dolar AS per barel, inflasi yang berpotensi terus naik, dan imbal hasil obligasi US Treasury 10 tahun melewati 5 persen. Data CME FedWatch melaporkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada rapat FOMC September 2026 telah menembus kisaran 92-93 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 09.27
IHSG Tertekan 0,36% ke Level 6.484,36, Didorong 204 Saham yang Melemah
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 08.51
IHSG Diproyeksi Uji 6.350-6.400 Jelang Keputusan The Fed
kumparan · 16 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Melemah 0,11% ke Level 6.453 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.41
IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini
Berita terkait
Rupiah melemah dipengaruhi potensi kuat kenaikan suku bunga Fed
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 10.43
IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways: Pasar Pantau Menkeu Suahasil Nazara dan The Fed
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.50
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.02
Suahasil Jadi Menkeu Baru, IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 6.552-6.695
kumparan · 15 September 2026 pukul 07.30