Danantara Bongkar Praktik Underinvoicing Ekspor 3 Komoditas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)
CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan keberhasilan pembongkaran praktik underinvoicing pada ekspor tiga komoditas strategis, yaitu batu bara, minyak sawit (CPO), dan ferroalloy. Pencapaian ini terwujud melalui integrasi data lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Keuangan, Perhubungan, ESDM, Perdagangan, dan Pertanian.
Integrasi data memungkinkan pemantauan detail mulai dari pelabuhan, harga, volume, hingga negara tujuan. Hasilnya, celah antara harga yang dideklarasikan dengan harga indeks kini semakin mengecil dan membaik. Kedepannya, Danantara berencana memperluas pengawasan ke komoditas ekspor lainnya sesuai arahan Presiden guna mengoptimalkan nilai penerimaan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.45
PT DSI Sudah Analisis 6.500 Transaksi Ekspor Senilai USD 14 M
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
Rosan Tegaskan DSI Tidak Jadi Eksportir Tunggal Komoditas
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.00
Rosan Sudah Temui Calon Investor PFII dari Asia, Masih Incar yang Lain
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.31
Rosan Tegaskan Danantara bukan Eksportir Tunggal
Berita terkait
Kehadiran DSI Tidak Akan Ganggu Kepastian Pasar Ekspor
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.06
Cipung jadi Komisaris Utama DSI, Siap Optimalisasi Nilai Ekspor Indonesia hingga USD 5 Miliar
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.19
Danantara Kumpulkan Bos-Bos Batu Bara Cs, Beberkan Cara Kerja DSI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.05
Daftar Lengkap Komisaris hingga Direksi DSI: Ada CEO Freeport hingga Mantan Petinggi Bank Dunia
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 18.56