Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

INDEF Ingatkan Baterai NMC Bisa Bikin Harga MOLINAS Mahal

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memperingatkan agar pemerintah tidak terlalu cepat mengunci penggunaan baterai nickel-manganese-cobalt (NMC) dalam program Motor Listrik Nasional (MOLINAS). Menurut Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi INDEF, Andry Satrio Nugroho, kebijakan tersebut berisiko menaikkan harga kendaraan dan menghambat adopsi motor listrik di pasar massal. Pasar motor listrik berbeda dengan mobil listrik karena konsumen roda dua sangat sensitif terhadap harga. INDEF menyarankan agar pemerintah memberi ruang bagi berbagai teknologi baterai, sambil meningkatkan daya saing NMC domestik melalui skala produksi, efisiensi, dan integrasi rantai pasok. Baterai lithium iron phosphate (LFP) dinilai lebih unggul untuk kebutuhan motor listrik massal karena biaya yang lebih kompetitif, umur pakai yang lebih panjang, dan stabilitas termal yang lebih baik.

Selain isu baterai, INDEF juga meminta pemerintah lebih transparan dalam menyampaikan tingkat kandungan lokal program MOLINAS. Andry menekankan bahwa persentase Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) belum cukup untuk menunjukkan bahwa suatu produk benar-benar telah dibangun sebagai industri nasional. Pemerintah perlu mengungkapkan komponen apa yang benar-benar diproduksi di dalam negeri dan mana yang masih bergantung pada impor. INDEF mendorong Kementerian Perindustrian untuk segera merevisi peta jalan industri kendaraan listrik, khususnya roda dua, dengan fokus pada lokalisasi komponen bernilai tinggi, penurunan biaya kendaraan, dan perluasan pasar.

Program MOLINAS diluncurkan pada 13 Agustus 2026 untuk memperkuat industri motor listrik nasional, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, dan mendukung pengembangan rantai pasok baterai. Program ini mencakup pengembangan manufaktur, komponen, baterai, pembiayaan, hingga layanan purnajual motor listrik, serta menjadi bagian dari agenda hilirisasi mineral, khususnya nikel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait