Danantara Minta Pertamina Genjot Produksi LNG, Porsi Gas Diproyeksi Tembus 50%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BP BUMN dan Danantara mendorong PT Pertamina untuk meningkatkan produksi LNG dalam negeri. Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan COO Danantara, menyampaikan bahwa kebutuhan LNG diproyeksikan semakin dominan setelah 2025, dengan porsi LNG mencapai lebih dari 50 persen dari total pasokan gas pada 2029. Dony menekankan pentingnya progres agar kebutuhan 50 persen dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri tanpa bergantung pada impor.
Pertamina sedang mengembangkan jaringan gas (jargas) dan compressed natural gas (CNG) untuk kebutuhan rumah tangga, dengan skema mother station CNG yang mampu melayani 12.000 rumah. Dony menilai langkah ini dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor secara signifikan melalui kombinasi jargas dan CNG.
Pemerintah juga sedang mengembangkan tabung CNG 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG yang disubsidi. Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pengembangan tabung tersebut sudah memasuki tahap akhir dengan hanya tinggal uji tembak yang belum selesai. Uji tembak dilakukan untuk memastikan ketahanan tabung hingga 850 derajat Celsius, baik di Indonesia maupun di China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.15
Tekan Impor, BP BUMN dan Danantara Dorong Penguatan Pasokan Gas Domestik
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 12.58
Kurangi Impor LPG, Pertamina Kembangkan Jargas dan CNG
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 18.45
Antrean BBM Subsidi Marak di Daerah, APEI Minta Pemda Cek Penyebab Utama
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.05
Mau Buka SPBU Pertamina Sendiri? Daftar di Sini
Berita terkait
Sejajar Singapura, Indonesia Punya LNG Hub Center Asia
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.25
PAG Dorong Kawasan Arun Jadi Pusat Energi dan Global Integrated Energy Hub
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.17
Video: Cara Perta Arun Gas Perkuat Posisi Hub LNG-Infrastruktur Energi
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.58
Produksi Gas JTB Produksi Raw Gas Capai 298,24 MMSCFD
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 08.41