Danantara Tutup 354 BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPI Danantara selesai menutup 354 BUMN dalam program perampingan yang diluncurkan bersama Presiden Prabowo Subianto. Program ini menghapus entitas BUMN yang sudah tidak berjalan (dormant) dan melakukan merger, seperti 6 manajer aset perbankan menjadi satu, 137 hotel menjadi satu holding, serta 75 rumah sakit digabungkan. Saat ini, dari 1.074 perusahaan BUMN awal, hanya 15 yang memberikan dividen 97%, sementara 52% lainnya rugi. Danantara fokus pada optimalisasi aset, produktivitas, dan efisiensi, sambil membuka kerja sama dengan private sector untuk usaha non-strategis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.51
Rosan Soroti Aset BUMN Besar tapi Cash Flow Kecil, Optimalisasi Didorong Mulai 2027
Berita terkait
Populer: Prabowo Mau Tutup 700 BUMN; Danantara Bakal Gabung PTPP dan ADHI
kumparan · 1 September 2026 pukul 05.00
Merger BUMN Asuransi Mulai Digodok
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 07.00
Danantara Target BUMN Sisa 200 di Akhir 2026
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.34
Tak Cuma Asuransi Konvensional, Danantara Bidik Merger BUMN Asuransi Syariah
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 18.00