Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Dari Riset ke AI: Hakuhodo Bangun Persona Digital 100+ Konsumen ASEAN

Hakuhodo Institute of Life & Living ASEAN (HILL ASEAN) memperkenalkan rangkaian AI tools yang dikembangkan dari tujuh tahun data riset kualitatif selama forum Sei-Katsu-Sha 2026 di Jakarta. Menurut Wimala Djafar, ketergantungan pada AI generik berisiko membuat brand kehilangan diferensiasi. Sebagai solusi, Hakuhodo meluncurkan Virtual Sei-katsu-sha, persona AI yang dilatih dengan data riset pribadi perusahaan, sehingga insight yang dihasilkan lebih unik dan spesifik per klien. Mereka mengklaim telah mengembangkan lebih dari 100 persona ini dengan insight hiper-lokal hingga minat yang niche, lengkap kemampuan berbahasa lokal.

Salah satu implementasinya adalah platform simulasi kota virtual Indonesia yang memungkinkan dua persona AI berdialog untuk menghubungkan tren masa kini dengan proyeksi masa depan 2051. Dukungan tools ini dilengkapi dengan H+DGE (Digital Growth Engine) untuk menganalisis kesiapan brand di era pencarian berbasis AI, serta SOSAI untuk pengelolaan influencer marketing berbasis komunitas. Data menunjukkan 74,6% konsumen Indonesia bertanya kepada AI sebelum membeli, sehingga brand perlu memastikan kehadiran di rekomendasi AI.

Hakuhodo juga memperkenalkan Mekari Creative Studio, platform kreatif AI penuh dengan dukungan legal dan procurement. Langkah ini menegaskan transformasi Hakuhodo sebagai perusahaan creative technology, di mana riset konsumen seperti 'Decoding the Prime Generation' menjadi bahan baku untuk melatih tools AI yang ditawarkan ke klien.

Berita terkait