Dedi Mulyadi Diam-diam Diincar Jokowi, Disiapkan Dampingi Gibran 2029?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jurnalis senior Hersubeno Arief mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi target akuisisi politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Menurut Hersu, Dedi diincar karena elektabilitasnya yang lebih tinggi dibanding Presiden Prabowo Subianto dan dinilai mampu memberikan efek ekor jas bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Posisi Dedi di Partai Gerindra kini mulai tidak nyaman karena diposisikan head-to-head dengan Prabowo.
Hersu menilai pola perpindahan partai yang pernah dilakukan Dedi sebelumnya—dari Golkar ke Gerindra—bisa terulang jika ia mendapat tawaran dari PSI. Dengan peluang PSI menjadi partai besar, skenario pasangan Dedi Mulyadi dengan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2029 disebut terbuka. Skenario ini dianggap sebagai bagian dari sirkulasi kekuasaan yang memungkinkan Gibran tetap berperan dalam politik nasional.
Sebelumnya, Jokowi telah menegaskan bahwa target PSI bukan hanya masuk Senayan, melainkan meraih kemenangan di Pemilu 2029. Dalam Rapat Koordinasi Daerah PSI Kota Kupang, Jokowi menyebut ada target besar yang ingin dicapai partainya, meskipun tidak merinci lebih lanjut dalam forum tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.41
Jokowi Duduk Sejajar dengan Prabowo di HUT ke-81 RI, Gerindra: Simbol Persatuan
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 08.13
Prabowo dan Jokowi Berdampingan saat HUT ke-81 RI di Istana, Mensesneg: Bestie
Berita terkait
Pola Lompat Partai Dedi Mulyadi Terulang? Dari Golkar-Gerindra, Kini Diincar PSI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.20
Tanpa PSI, Gibran Bahkan Dinilai Kesulitan jadi Wapres Lagi di 2029
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.22
Bocoran: Budi Arie Disiapkan Gantikan Raja Juli Jadi Sekjen PSI, Jokowi Sering Bertemu di Solo
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 10.40
Kalkulasi Jokowi: Peluang Gibran Kembali Jadi Cawapres Prabowo Makin Kecil
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.20