Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Dedi Mulyadi: 'Kan yang Penting Nyenggol KDM Biar Ramai, He-he-he'

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membantah kabar defisit APBD Jawa Barat sebesar Rp5,7 triliun. Setelah rekonsiliasi, nilai tekanan keuangan turun menjadi Rp3,4 triliun. Kondisi ini dipicu oleh tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) pusat periode 2023-2026 sekitar Rp4 triliun, rendahnya penerimaan cukai tembakau, serta insentif pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk mobil listrik.

Untuk menjaga arus kas, Pemprov Jabar mempertimbangkan pinjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dengan skema pembayaran menggunakan piutang DBH dari Kementerian Keuangan. Namun, opsi ini hanya akan direalisasikan jika kondisi likuiditas daerah membutuhkan. Dedi memastikan pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan tetap berjalan normal.

Berita terkait