Demokrat Respons Usulan Soal Capres-Cawapres dari PDIP: Sementara Mungkin Kompromi ya...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan perubahan aturan pencalonan presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2029. Gagasan ini menyarankan batas maksimal gabungan partai politik dalam mengusung pasangan calon. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai skema pembatasan dukungan minimal dua fraksi sekaligus maksimal tiga fraksi bisa menjadi kompromi. Skema ini bertujuan mencegah jumlah kandidat terlalu banyak sekaligus membuka ruang bagi lebih banyak kandidat untuk berkompetisi. Herman menekankan bahwa pembatasan jumlah partai pengusung bukan hanya untuk mengurangi jumlah kandidat, tetapi juga untuk mencegah koalisi yang terlalu besar. Ia menyatakan bahwa konsep minimal dua dan maksimal tiga fraksi dianggap seimbang untuk menjaga efektivitas kontestasi dan memberikan ruang demokrasi yang lebih luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 13.47
Puan Sebut PDIP Sudah Diajak Bicara Soal Ambang Batas Parlemen 5%
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 16.16
Puan Buka Suara soal Capres-Cawapres Diusung Dua Partai
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.37
Puan: PDIP Sudah Diajak Bicara soal PT 5% dan Capres Diusung 2 Fraksi
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 01.45
Fraksi PDIP di DPR Terima Aduan Terkait Kasus Kerusakan Lingkungan
Berita terkait
Kalau Prabowo Mau Menang Telak di Pemilu 2029, Resepnya...
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 12.25
PDIP Usulkan Ambang Batas Parlemen 4-7 Persen di RUU Pemilu, Singgung Efektivitas Kinerja DPR
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 09.40
PDIP: Ambang Batas Parlemen Ideal di Kisaran 4 sampai 7 Persen
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.09
Politikus PDIP Usul Capres-Cawapres Diusung Maksimal 4 Parpol
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 18.03