Destry Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Jelek, Ini Buktinya!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan stabilitas perekonomian Indonesia relatif terjaga meski pertumbuhan belum optimal. Pada semester I 2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45%, sementara inflasi tetap terkendali. Defisit fiskal 2025 berada di 2,8% dan diproyeksikan 2,85% pada 2026. Rasio utang juga dinilai manageable. Destry membandingkan dengan Vietnam yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi namun inflasinya mencapai 4,5%-5%, sementara Indonesia lebih rendah. Ia menegaskan Indonesia masih berada di bawah level pertumbuhan optimal sehingga perlu optimalisasi mesin ekonomi. Untuk mendorong pertumbuhan, Destry mendorong sinergi antara pemerintah, BI, sektor keuangan, dan dunia usaha. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sektor keuangan saling melengkapi, bukan saling bertentangan. Ketika aktivitas perusahaan meningkat, kebutuhan pembiayaan juga akan ikut tumbuh secara alami.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.44
Ekonomi RI Kalah Ngebut dari Vietnam, Tapi Destry Punya Kabar Baik
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 18.43
Gubernur BI: Ruang pertumbuhan ekonomi makin luas jika ada stabilitas
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 14.10
Kalah dari Vietnam, Bos BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Lebih Stabil
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 07.24
Pimpin BI, Destry Damayanti Prioritaskan Stabilitas Moneter lewat Prinsip 3I+S
Berita terkait
Tantangan Destry Menjaga BI Tetap Kredibel di Tengah Tekanan Ekonomi
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.34
Rupiah Menguat ke Rp17.679, Pasar Cermati Arah Kebijakan BI di Era Destry
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.38
Usai Dilantik, Destry Damayanti Prioritaskan Jaga Stabilitas di Tengah Ketidakpastian Global
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 19.55
Kata-kata Destry Damayanti usai Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.45