Tantangan Destry Menjaga BI Tetap Kredibel di Tengah Tekanan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menghadapi tantangan menjaga kredibilitas BI di tengah tekanan ekonomi untuk menyeimbangkan stabilitas rupiah, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. Ekonom Rizal Taufikurahman menekankan perlu penggunaan instrumen seperti DNDF, SRBI, dan kebijakan makroprudensial secara presisi. Josua Pardede Bank Permata menyatakan Destry harus menjaga hierarki mandat BI, memastikan ruang kredit tidak mengorbankan stabilitas. Fasilitas kredit belum ditarik mencapai Rp2,548 triliun (21,8% dari plafon). Kondisi eksternal Indonesia masih rentan dengan defisit transaksi berjalan 3,34% PDB pada Q2 2026, cadangan devisa turun menjadi US$145,3 miliar, dan ketergantungan pada SRBI masih tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.44
Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.16
Rupiah Terkini Rp17.717 per Dolar AS, Calon Gubernur BI Destry Damayanti: Masih Undervalued
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.33
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Soroti Intermediasi Perbankan dan Wait and See Data Ekonomi
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.09
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.695
Berita terkait
Calon Bos BI Destry Buka Suara Soal Defisit Transaksi Berjalan Bengkak
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Strategi Calon Gubernur BI Destry Damayanti Jaga Rupiah
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
Destry Damayanti Ikuti Fit and Proper Test di DPR, Paparkan Strategi Ini
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 13.31
Calon Gubernur BI Tegaskan Inflasi Tak Cuma Tanggung Jawab BI Saja
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.27