Di Balik Gemerlap Industri Film, Pekerjanya Masih Sulit Akses Bank
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) turut serta dalam JAFF Market 2026 untuk meningkatkan literasi keuangan para pekerja perfilman berbasis proyek seperti editor film dan casting director. Senior Vice President MSME Amar Bank, Josua Sloane, menyatakan pendekatan pembinaan untuk merangkul pekerja lepas di sektor kreatif guna mengatasi arus kas fluktuatif serta pencatatan keuangan yang bercampur. Melalui platform Amar Bank Business, bank menyediakan fitur pemisahan arus kas pribadi dan proyek, pencatatan, serta edukasi keuangan. Kolaborasi dengan INAFED dan ACI diharapkan membantu pekerja film memahami sistem pencatatan modal kerja dan pajak, sekaligus menjaga keberlanjutan karier mereka di belakang layar.
Bagikan
Berita terkait
Pekerja Film Terjepit Pajak, Amar Bank Soroti Buruknya Tata Kelola Keuangan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.09
BCA: Masyarakat Indonesia semakin paham perlunya lakukan investasi
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 15.18
Harpelnas 2026, Layanan Perbankan Diperkuat Jaga Kepercayaan Nasabah
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 11.39
Ekspansi Kredit dan Penguatan Dana Murah Bawa Laba BRI Tumbuh 17,5 Persen Jadi Rp31,2 Triliun
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 18.23